Bank tidak asal setuju - ada scoring internal yang menilai kelayakan finansialmu. Ini rahasia untuk maksimalkan peluang approved.
1. Bersihkan Riwayat Kredit (SLIK OJK)
Cek SLIK OJK dulu - kalau ada tunggakan atau kolektibilitas 3+, lunasi & tunggu 6 bulan sebelum ajukan KPR.
2. Stabilkan Penghasilan
- Karyawan: minimal 1 tahun di perusahaan sama
- Wiraswasta: usaha berjalan minimal 2 tahun
- Freelancer: siapkan bukti transaksi 6-12 bulan
3. Tunjukkan Konsistensi Menabung
Bank suka melihat mutasi tabungan yang konsisten - saldo mengendap minimal 3 bulan setinggi cicilan. Contoh: cicilan Rp 3 juta, siapkan saldo Rp 9 juta di rekening.
4. Kurangi Cicilan Lain
Lunasi kartu kredit, KTA, atau pinjaman online sebelum ajukan KPR.
5. Pilih Bank yang Tepat
- BTN & BRI: paling mudah untuk KPR subsidi
- Mandiri & BCA: bunga kompetitif, syarat ketat
- BSI: pilihan syariah
- Bank swasta: fleksibel untuk profesional
6. Ajukan ke 2-3 Bank Sekaligus
Bandingkan penawaran, pilih yang terbaik. Tapi jangan lebih dari 3 - terlalu banyak inquiry akan menurunkan credit score.
7. Siapkan Dokumen Lengkap
Kelengkapan dokumen mempercepat proses 2-3x. Bank paling suka aplikasi yang tidak perlu bolak-balik follow up.
Butuh Konsultasi Langsung?
Butuh diskusi langsung dengan konsultan properti kami? Tim Huniaja siap bantu 7 hari seminggu.
Chat via WhatsApp