Huniaja
Kembali ke BeritaKPR

Take Over KPR: Untung Ruginya + Kapan Sebaiknya Dilakukan

Pindahkan KPR-mu ke bank lain untuk dapat bunga lebih rendah. Ini panduan take over agar kamu benar-benar hemat.

19 Jan 2026 6 min baca Reza Pramudya
Take Over KPR: Untung Ruginya + Kapan Sebaiknya Dilakukan
R
Reza Pramudya
Senior KPR Advisor

Take over KPR adalah memindahkan cicilan KPR dari satu bank ke bank lain, biasanya untuk mendapat bunga lebih rendah atau tenor yang lebih fleksibel.

Kapan Take Over Menguntungkan?

  • Selisih bunga minimal 1,5-2% lebih rendah
  • Sisa tenor masih 5+ tahun
  • Kamu punya track record cicilan lancar
  • Bank baru menawarkan skema fixed lebih panjang

Kapan Sebaiknya TIDAK Take Over?

  • Sisa tenor kurang dari 3 tahun (tidak akan hemat)
  • Selisih bunga kurang dari 1%
  • Biaya take over lebih tinggi dari potensi hemat
  • Riwayat kredit belum stabil

Simulasi Hemat

KPR sisa Rp 300 juta, sisa tenor 10 tahun. Bank lama: bunga 11%. Bank baru: bunga 8%.

  • Cicilan bank lama: ~Rp 4,1 juta/bulan
  • Cicilan bank baru: ~Rp 3,6 juta/bulan
  • Hemat per bulan: Rp 500 ribu
  • Total hemat 10 tahun: Rp 60 juta

Biaya Take Over

  • Provisi bank baru: 1%
  • Notaris: 0,5-1%
  • Appraisal: Rp 1-2 juta
  • Penalty bank lama: 1-3% (jika masih masa fixed)

Butuh Konsultasi Langsung?

Butuh diskusi langsung dengan konsultan properti kami? Tim Huniaja siap bantu 7 hari seminggu.

Chat via WhatsApp
#Take Over#KPR#Refinancing