Huniaja
Kembali ke BeritaKeamanan

Modus Penipuan KPR Fiktif dan Cara Menghindarinya

Ada oknum yang jual 'jasa loloskan KPR' padahal KPR-nya fiktif. Kenali modusnya supaya uang jasa tidak lenyap.

13 Mar 2026 5 min baca Sinta Larasati
Modus Penipuan KPR Fiktif dan Cara Menghindarinya
S
Sinta Larasati
Legal Property Expert

KPR ditolak? Waspada tawaran 'jasa lolos KPR' dari oknum tidak dikenal. Banyak yang berujung penipuan puluhan juta.

Modus 1: 'Bisa Loloskan BI Checking Buruk'

Klaim bisa 'membersihkan' BI Checking kamu dengan bayar Rp 10-50 juta. Faktanya: BI Checking hanya bisa diperbaiki dengan bayar hutang lama, tidak ada shortcut.

Modus 2: 'Slip Gaji & Dokumen Palsu'

Oknum menawarkan buat slip gaji palsu dan dokumen dukungan. Selain kena penipuan, kamu juga bisa kena pasal pemalsuan dokumen (Pasal 263 KUHP, ancaman 6 tahun).

Modus 3: 'Kenal Orang Dalam Bank'

Klaim punya koneksi manajer bank yang bisa loloskan. 99% kasus: uang jasa Rp 5-20 juta dibayar, tapi KPR tetap ditolak.

Modus 4: 'Booking Fee KPR Jasa'

Setelah bayar Rp 500rb-2 juta 'booking fee', oknum hilang atau selalu bilang 'lagi diproses' berminggu-minggu.

Cara Menghindari

  • Ajukan KPR langsung ke bank resmi (tanpa perantara)
  • Kalau butuh bantuan, gunakan konsultan resmi Huniaja (verified)
  • Tidak pernah bayar 'jasa' sebelum SP3K resmi terbit
  • Verifikasi status marketing bank via customer service resmi

Kalau Sudah Jadi Korban

  • Segera lapor Polisi (bawa bukti transfer, chat)
  • Lapor ke OJK via 157 atau konsumen.ojk.go.id
  • Konsultasi advokat untuk gugatan perdata
  • Hindari public shaming (bikin oknum kabur)

Butuh Konsultasi Langsung?

Butuh diskusi langsung dengan konsultan properti kami? Tim Huniaja siap bantu 7 hari seminggu.

Chat via WhatsApp
#KPR#Penipuan#Waspada